Penyakit layu pada berbagai jenis tanaman,selalu dikaitkan dengan
beberapa patogen penyebab, yaitu bakteri Ralstonia solanacearum, Jamur
Fusarium sp., dan Jamur Phytopthora investans, serta penyebab lainnya.
Ralstonia solanacearum masih menjadi kendala produksi berbagai tanaman
pertanian Indonesia, terutama pada kentang, tomat, cabai, tembakau, kacang
tanah, jahe dan pisang. Di Indonesia penyakit layu daun yang disebabkan oleh
jamur Phytopthora investans dan penyakit layu yang disebabkan oleh jamur
Fusarium oxysforum merupakan penyakit yang sangat penting pada tanaman
kentang dan tomat. Pengendalian penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan
jamur pada tanaman yang paling banyak dilakukan saat ini adalah penggunaan
pestisida dan fungisida kimia. Cara pengendalian bakteri dan jamur dengan
menggunakan pestisida dan fungisida kimiaiwi dapat menimbulkan dampak
negatif berupa keracunan pada manusia dan hewan peliharaan, pencemaran air
tanah, serta terbunuhnya organisme bukan sasaran. Beberapa tahun terakhir ini
penggalian sumber daya mikrobia yang terdapat di dalam jaringan tanaman mulai
banyak mendapat perhatian. Telah diketahui pula bahwa hubungan antara
mikrobia endofit dengan tanaman adalah karena kontribusi senyawa kimia yang
dihasilkan oleh mikrobia yang memiliki berbagai jenis bioaktif. Adapun tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan bakteri endofit dalam
menghambat pertumbuhan Bakteri (Ralstonia solanacearum) dan Jamur
(Fusarium sp. dan Phytopthora investans).
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2010, di
laboratorium Mikrobiologi Universitas islam negeri maulana Malik Ibrahim
Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplorasi dan eksperimental
dengan menguji isolat bakteri endofit dari akar tanaman kentang (Solanum
tuberosum L) terhadap bakteri Ralstonia (Pseudomonas) solanacearum, jamur
Fusarium sp., dan jamur Phytopthora infestans.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahawa Isolat bakteri endofit P.
pseudomallei, B. mycoides, dan K. ozaenae memiliki kemampuan dalam
menghambat pertumbuhan bakteri R. solanacearum. Dengan potensi berturutturut
“sangat kuat”, “kuat”, dan “sedang”. Isolat bakteri endofit P. pseudomallei,
B. mycoides, dan K. ozaenae memiliki kemampuan dalam menghambat
pertumbuhan jamur Fusarium sp., masing-masing memiliki potensi "lemah".
Sedangkan jamur p. Infestan. mempunyai potensi “kuat” dan “lemah”.
beberapa patogen penyebab, yaitu bakteri Ralstonia solanacearum, Jamur
Fusarium sp., dan Jamur Phytopthora investans, serta penyebab lainnya.
Ralstonia solanacearum masih menjadi kendala produksi berbagai tanaman
pertanian Indonesia, terutama pada kentang, tomat, cabai, tembakau, kacang
tanah, jahe dan pisang. Di Indonesia penyakit layu daun yang disebabkan oleh
jamur Phytopthora investans dan penyakit layu yang disebabkan oleh jamur
Fusarium oxysforum merupakan penyakit yang sangat penting pada tanaman
kentang dan tomat. Pengendalian penyakit yang disebabkan oleh bakteri dan
jamur pada tanaman yang paling banyak dilakukan saat ini adalah penggunaan
pestisida dan fungisida kimia. Cara pengendalian bakteri dan jamur dengan
menggunakan pestisida dan fungisida kimiaiwi dapat menimbulkan dampak
negatif berupa keracunan pada manusia dan hewan peliharaan, pencemaran air
tanah, serta terbunuhnya organisme bukan sasaran. Beberapa tahun terakhir ini
penggalian sumber daya mikrobia yang terdapat di dalam jaringan tanaman mulai
banyak mendapat perhatian. Telah diketahui pula bahwa hubungan antara
mikrobia endofit dengan tanaman adalah karena kontribusi senyawa kimia yang
dihasilkan oleh mikrobia yang memiliki berbagai jenis bioaktif. Adapun tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan bakteri endofit dalam
menghambat pertumbuhan Bakteri (Ralstonia solanacearum) dan Jamur
(Fusarium sp. dan Phytopthora investans).
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2010, di
laboratorium Mikrobiologi Universitas islam negeri maulana Malik Ibrahim
Malang. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksplorasi dan eksperimental
dengan menguji isolat bakteri endofit dari akar tanaman kentang (Solanum
tuberosum L) terhadap bakteri Ralstonia (Pseudomonas) solanacearum, jamur
Fusarium sp., dan jamur Phytopthora infestans.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahawa Isolat bakteri endofit P.
pseudomallei, B. mycoides, dan K. ozaenae memiliki kemampuan dalam
menghambat pertumbuhan bakteri R. solanacearum. Dengan potensi berturutturut
“sangat kuat”, “kuat”, dan “sedang”. Isolat bakteri endofit P. pseudomallei,
B. mycoides, dan K. ozaenae memiliki kemampuan dalam menghambat
pertumbuhan jamur Fusarium sp., masing-masing memiliki potensi "lemah".
Sedangkan jamur p. Infestan. mempunyai potensi “kuat” dan “lemah”.
Artikel Terkait:
Skripsi Biologi
- JASA PEMBUATAN SKRIPSI
- Download Skripsi Gratis Biologi : PENGARUH UMUR PANEN DAN POSISI BIJI PADA TONGKOL TERHADAP KUALITAS FISIOLOGIS BIJI JAGUNG (Zea mays L.)
- Download Skripsi Gratis Biologi : EFEK ANTIHIPERGLIKEMIK EKSTRAK BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa) PADA TIKUS MODEL DIABETES TIPE II
- Download Skripsi Gratis Biologi : PENGARUH PENAMBAHAN ZPT 2,4-D (Dichlorophenoxyacetic Acid) TERHADAP PERTUMBUHAN KALUS
- Download Skripsi Gratis Biologi : PENGARUH α-TOKOFEROL TERHADAP PERSENTASE KERUSAKAN, VIABILITAS DAN ABNORMALITAS SEL
- Download Skripsi Gratis Biologi : UJI KANDUNGAN SENYAWA ISOFLAVON DAN MORFOLOGI KALUS KEDELAI (Glycine max (L) Merr) DENGAN PENAMBAHAN ZPT 2,4 D PADA MEDIA MS
- Download Skripsi Gratis Biologi : PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS BENIH KEDELAI (Glycine max (L). Merrill)
- Download Skripsi Gratis Biologi : ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI SELULOLITIK DARI FESES KAMBING
- Download Skripsi Gratis Biologi : SURVEI KADAR KARBOKSIHEMOGLOBIN (COHb) DAN KESEHATAN PEKERJA PARKIR DI PUSAT PERBELANJAAN KOTA MALANG
- Download Skripsi Gratis Biologi : STUDI KEANEKARAGAMAN MANGROVE DI TAMAN HUTAN RAYA (TAHURA) NGURAH RAI DENPASAR BALI
No comments:
Post a Comment