Tanaman juwawut (Setaria italica (L.) P.
Beauvois) termasuk tanaman serealia ekonomi keempat setelah padi,
gandum, dan jagung, dan di konsumsi oleh 1/3 penduduk dunia. Tanaman ini
memiliki potensi yang sangat baik sebagai tanaman pangan alternatif
ditinjau dari aspek kandungan gizi, dan kemampuan tumbuhnya di daerah
beriklim kering. Dilihat dari segi kandungan gizinya, juwawut berpotensi
sebagai sumber energi, protein, kalsium, vitamin B1, riboflavin
(vitamin B2). Produksi juwawut (Setaria italica (L.) P. Beauvois) dalam
negeri cenderung menurun disebabkan oleh banyak faktor, satu diantara
faktor yang diduga menjadi penyebab adalah viabilitas benih. Oleh karena
itu perlu peningkatan viabilitas benih antara lain dengan teknik
priming menggunakan Polyethylene Glycol (PEG) 6000. Tujuan penelitian
ini adalah untuk meningkatkan viabilitas benih juwawut (Setaria italica
(L.) P. Beauvois).
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fisiologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada bulan Juni – Juli 2010. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi PEG 6000 yakni konsentrasi 0 ppm, 5 ppm, 10 ppm, 15 ppm, dan 20 ppm. Faktor kedua adalah lama perendaman, meliputi perendaman 3 jam, 6 jam, 9 jam, dan 12 jam.
Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan variansi dan untuk mengetahui kombinasi perlakuan terbaik dilakukan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf signifikan 5%. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh priming menggunakan PEG 6000 terhadap viabilitas benih tanaman juwawut (Setaria italica (L.) P. Beauvois). Perlakuan konsentrasi PE 6000 terhadap viabilitas benih juwawut (Setaria italica (L.) P. Beauvois). Perlakuan konsentrasi PEG 6000 10 ppm memberikan nilai viabilitas yang tertinggi dan konsentrasi PEG 20 ppm memberikan nilai viabilitas yan terendah. Sedangkan untuk interaksi antara konsentrasi dan lama perendaman hanya terdapat interaksi pada daya presentase perkecambahan benih juwawut (Setaria italica (L.) P. Beauvois) dan waktu berkecambah, perlakuan yang memberikan nilai viabilitas tertinggi yaitu konsentrasi 10 ppm dengan lama perendaman 12 jam.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Fisiologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada bulan Juni – Juli 2010. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah konsentrasi PEG 6000 yakni konsentrasi 0 ppm, 5 ppm, 10 ppm, 15 ppm, dan 20 ppm. Faktor kedua adalah lama perendaman, meliputi perendaman 3 jam, 6 jam, 9 jam, dan 12 jam.
Data yang diperoleh dari penelitian ini dianalisis dengan variansi dan untuk mengetahui kombinasi perlakuan terbaik dilakukan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan taraf signifikan 5%. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh priming menggunakan PEG 6000 terhadap viabilitas benih tanaman juwawut (Setaria italica (L.) P. Beauvois). Perlakuan konsentrasi PE 6000 terhadap viabilitas benih juwawut (Setaria italica (L.) P. Beauvois). Perlakuan konsentrasi PEG 6000 10 ppm memberikan nilai viabilitas yang tertinggi dan konsentrasi PEG 20 ppm memberikan nilai viabilitas yan terendah. Sedangkan untuk interaksi antara konsentrasi dan lama perendaman hanya terdapat interaksi pada daya presentase perkecambahan benih juwawut (Setaria italica (L.) P. Beauvois) dan waktu berkecambah, perlakuan yang memberikan nilai viabilitas tertinggi yaitu konsentrasi 10 ppm dengan lama perendaman 12 jam.
Artikel Terkait:
Skripsi Biologi
- JASA PEMBUATAN SKRIPSI
- Download Skripsi Gratis Biologi : PENGARUH UMUR PANEN DAN POSISI BIJI PADA TONGKOL TERHADAP KUALITAS FISIOLOGIS BIJI JAGUNG (Zea mays L.)
- Download Skripsi Gratis Biologi : EFEK ANTIHIPERGLIKEMIK EKSTRAK BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa) PADA TIKUS MODEL DIABETES TIPE II
- Download Skripsi Gratis Biologi : PENGARUH PENAMBAHAN ZPT 2,4-D (Dichlorophenoxyacetic Acid) TERHADAP PERTUMBUHAN KALUS
- Download Skripsi Gratis Biologi : PENGARUH α-TOKOFEROL TERHADAP PERSENTASE KERUSAKAN, VIABILITAS DAN ABNORMALITAS SEL
- Download Skripsi Gratis Biologi : UJI KANDUNGAN SENYAWA ISOFLAVON DAN MORFOLOGI KALUS KEDELAI (Glycine max (L) Merr) DENGAN PENAMBAHAN ZPT 2,4 D PADA MEDIA MS
- Download Skripsi Gratis Biologi : PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP VIABILITAS BENIH KEDELAI (Glycine max (L). Merrill)
- Download Skripsi Gratis Biologi : ISOLASI DAN IDENTIFIKASI BAKTERI SELULOLITIK DARI FESES KAMBING
- Download Skripsi Gratis Biologi : SURVEI KADAR KARBOKSIHEMOGLOBIN (COHb) DAN KESEHATAN PEKERJA PARKIR DI PUSAT PERBELANJAAN KOTA MALANG
- Download Skripsi Gratis Biologi : STUDI KEANEKARAGAMAN MANGROVE DI TAMAN HUTAN RAYA (TAHURA) NGURAH RAI DENPASAR BALI
No comments:
Post a Comment