Simamora, Liska
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan sistem usahatani kacang tanah di daerah penelitian; untuk menjelaskan tingkat produksi kacang tanah di daerah penelitian; untuk menganalisis pengaruh luas lahan, jumlah penggunaan bibit, pupuk urea, pupuk NPK, pupuk SS, pupuk Phonska, pupuk TSP, pupuk ZA dan tenaga kerja terhadap tingkat produksi usahatani kacang tanah di daerah penelitian; untuk menganalisis pengaruh biaya bibit, biaya pupuk, biaya penyusutan, dan biaya tenaga kerja terhadap pendapatan usahatani kacang tanah di daerah penelitian serta untuk menganalisis kelayakan pelaksanaan kegiatan usahatani kacang tanah di daerah penelitian. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive dengan metode penentuan sampel secara simple random sampling dengan sampel 30 KK dari populasi 225 KK. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis yang digunakan untuk menjelaskan sistem usahatani kacang tanah di daerah penelitian adalah membandingkan sistem usahatani kacang tanah di lokasi penelitian dengan sistem usahatani anjuran sesuai dengan literatur; metode analisis untuk menjelaskan tingkat produksi kacang tanah di lokasi penelitian dilakukan dengan menggunakan data deskriptif; metode analisis untuk menganalisis faktor-faktor produksi yang mempengaruhi tingkat produksi kacang tanah di lokasi penelitian adalah model regresi linier berganda metode OLS dan fungsi produksi Cobb-Douglass, dan untuk menganalisis faktor biaya produksi yang mempengaruhi pendapatan usahatani kacang tanah adalah model regresi linier berganda metode OLS; metode analisis untuk menganalisis kelayakan pengembangan kegiatan usahatani kacang tanah di daerah penelitian dilakukan dengan menggunakan rasio R/C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem usahatani kacang tanah di daerah penelitian belum sesuai dengan sistem usahatani anjuran; tingkat produksi kacang tanah di daerah penelitian tergolong rendah; faktor luas lahan, jumlah bibit, pupuk urea, pupuk NPK, pupuk SS, pupuk Phonska, pupuk TSP, pupuk ZA dan tenaga kerja secara serempak berpengaruh nyata terhadap tingkat produksi kacang tanah sedangkan secara parsial yang berpengaruh nyata hanya jumlah bibit. Faktor yang berpengaruh nyata secara serempak terhadap pendapatan usahatani kacang tanah adalah biaya bibit, biaya pupuk, biaya penyusutan peralatan, biaya tenaga kerja, sedangkan yang berpengaruh nyata secara parsial adalah biaya bibit dan biaya penyusutan peralatan; usahatani kacang tanah di daerah penelitian layak untuk dikembangkan.

Artikel Terkait:
Skripsi Agrobisnis
- Dampak Penerapan Iso 9001:2000 Terhadap Tingkat Penjualan Produk Cpo, Harga Produk Cpo Dan Keuntungan di P.T. Perkebunan Nusantara V Riau
- Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Permintaan dan Ketersediaan Daging Ayam (Broiler) di Kota Medan
- Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Tingkat Adopsi Petani Terhadap Usaha Tani Padi Organik (Studi Kasus : Desa Lubuk Bayas, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai)
- Analisis Pendapatan Pengerajin Sapu Ijuk Dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Keluarga
- Analisis Perbandingan Nilai Tambah Pengolahan Ubi Kayu Menjadi Tepung Mocaf Dan Tepung Tapioka Di Kabupaten Serdang Bedagai (Kasus: Desa Bajaronggi, Kecamatan Dolok Masihul Dan Kecamatan Sei Rampah).
- Partisipasi Petani Dalam Penerapanpertanian Padi Organik (Studi Kasus: Desa Lubuk Bayas,Kecamatan Perbaungan,Kabupaten Serdang Bedagai)
- Analisis Produksi Dan Pendapatan Usaha Ternak Kambing Pedaging Sistem Intensif (Kasus : Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kec. Medan Marelan, Kota Medan)
- Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Kopi Luwak Bermerek di Kota Medan
- Analisis Break Even Point dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Perkebunan Kelapa Sawit Kebun Bah Birung Ulu
- Analisis Usahatani Jambu Biji (Studi Kasus : Desa Sugau, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang)
No comments:
Post a Comment